Tokoh masyarakat Kabupaten Cirebon sekaligus pengamat hukum, Qoribullah, menyampaikan keprihatinannya atas beredarnya video dugaan pesta LGBT tersebut.
“Jika benar video ini menggambarkan pesta LGBT yang dilakukan secara terbuka, maka ini sangat memprihatinkan. Cirebon memiliki nilai religius dan kultural yang seharusnya dijaga bersama,” ujarnya dikutip dari iNews Cirebon, Kamis (22/1/2026).
Menurut Qoribullah, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum perlu bersikap tegas dan tidak menutup mata terhadap dugaan aktivitas yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Pembiaran terhadap aktivitas seperti ini berpotensi memicu konflik sosial. Aparat harus segera menyelidiki dan memastikan kebenaran video serta menindak sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Dia juga mengajak tokoh agama, ulama, serta pimpinan pondok pesantren untuk ikut bersuara dan berperan aktif dalam menjaga nilai moral serta kondusivitas sosial di Kabupaten Cirebon.
“Ini bukan sekadar persoalan viral, tetapi menyangkut ketertiban sosial dan jati diri daerah,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait keaslian video dan lokasi kejadian yang dimaksud.