Dikdik S Nugrahawan menyatakan, Kota Cimahi berada di Sesar Lembang yang menjadi salah satu kawasan yang rentan terjadi bencana.
Tanggap bencana adalah satu hal yang menjadi agenda pemerintah daerah guna mempersiapkan masyarakat agar lebih siap bilamana bencana itu terjadi.
"Keluarga adalah struktur masyarakat terkecil pertama yang dapat memberikan pendidikan bencana sejak dini terutama kepada anak-anak sehingga akan menumbuhkan sikap mitigasi bencana," ujar Dikdik S Nugrahawan.
Pj Wali Kota Cimahi menuturkan, dengan Kegiatan Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana Alam ini, peserta pelatihan mendapatkan informasi dalam hal tanggap bencana bisa menjadi agen informasi terhadap masyarakat lainnya.
“Mari budayakan sadar terhadap bencana dengan menjadikan keluarga dan lingkungan dari tingkat RT atau RW menjadi satu kesatuan yang selalu berhubungan ketika terjadi bencana," imbuhnya.
Sementara itu pelatihan ini diikuti 200 peserta terdiri dari berbagai unsur di antaranya Tim Penggerak PKK Tingkat Kota, Kecamatan, dan Tingkat Kelurahan, Pengurus Darma Wanita Persatuan (DWP) Kota Cimahi, Pengurus Bhayangkari Polres Kota Cimahi, serta Pengurus Persit KCK Kodim 0609 Cimahi.