Cerita Warga saat Kilang Balongan Terbakar, Tak Henti Istigfar karena Disangka Kiamat

Fathnur Rohman
Warga terdampak terbakarnya Kilang Balongan Indramayu masih bertahan di tempat pengungsian. Mereka mengalami trauma pascainsiden itu. (Foto: iNews.id/Fathnur Rohman)

Jarak rumah Sutiah tidak begitu jauh dari lokasi kejadian. Atap rumah dan plafonnya runtuh, kaca pecah, dan tembok rumahnya retak setelah peristiwa tersebut.

"Saya takut. Saya teriak sandal mana?. Saya langsung lari sambil baca istighfar terus," ujar Sutiah.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Dia dan keluarganya langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kemudian dipindahkan ke Posko Pengungsian  Perumahan Bumi Patra. Sesak napas, mata pedas, kepala pusing, dan lainnya ia rasakan pasca peristiwa itu.

"Saya takut pulang ke rumah. Saya di sini dulu. Tidak mau pulang," tuturnya.

Lain halnya dengan Danimah (40), warga Desa Majakerta Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu, mengaku langsung panik dan lari ke luar rumah setelah mendengar ledakan keras dari PT Pertamina RU VI Balongan.

Rumahnya sendiri letaknya tidak jauh dari pintu utama menuju PT Pertamina RU VI Balongan. Beruntung baginya, rumahnya tidak memgalami kerusakan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

932 Jiwa Mengungsi akibat Kebakaran Kilang Minyak Indramayu 

57 tahun lalu

Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Terdakwa Teriak Sebut Bukan Pelaku Utama 

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Mantan Polisi Bunuh Kekasih di Indramayu, Dituntut Seumur Hidup 

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Viral! Mobil Rombongan Pemain Sandiwara Terseret Banjir di Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal