"Kendaraan saya tiba-tiba ditabrak dari belakang sesaat setelah mengerem karena di depan ada bus yang berhenti mendadak,” ujar Suherman.
Kerasnya tabrakan itu, kata dia, membuat mobil yang ditumpanginya langsung oleng dan menerobos Jalur A. “Untung saja tidak ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Mobil saya baru berhenti pas di bibir jurang,” ucapnya.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi, mengatakan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut di jalan Tol Cipularang Kilometer 91 dari arah Bandung ke Jakarta sebanyak 21 kendaraan. “Ada 21 kendaraan yang terlibat kecelakaan. Beberapa kendaraan hangus terbakar," katanya.
Dia mengungkapkan, dugaan sementara, kecelakaan beruntun terjadi akibat mobil dump truk yang terguling di ruas tol tersebut sehingga kendaraan lain yang berada di jalur yang sama berhenti mendadak hingga terjadi tabrakan beruntun.
“Penyebab kecelakaan ini sedang kita selidiki (secara) khusus. Tapi (dilihat di lokasi) di depan kita lihat ada dump truk terguling, dan terguling karena apa. Sehingga kendaraan yang di belakang mengerem mendadak," katanya.