Cerita Pemulung TPA Sarimukti KBB, Berburu Harta Karun di Balik Gunungan Sampah 

Ferry Bangkit Rizki
Para pemulung di TPA Sarimukti, KBB sedang menjalani aktivitasnya. (Foto: iNews.id/Ferry Bangkit Rizki)

Tak hanya laki-laki yang setiap harinya berjibaku dengan sampah di TPA Sarimukti. Perempuan pun tak mau kalah, demi membantu perekonomian keluarga. Seperti halnya yang dilakoni Suminar (50), ibu rumah tanggal asal Cipeundeuy, Bandung Barat.

Dia bercerita hampir setiap hari dimulai pukul 07.00 WIB sudah berada di TPA Sarimukti, menantikan truk-truk pembuang sampah. Meski baru setahun lebih, namun dia sudah bisa mengumpulkan sampah hingga 1 kuintal lebih.

"Tapi itu gak sendiri, soalnya suami saya juga ikut mulung. Jadi 1 kuintal itu dapat mulung berdua. Dijual paling Rp100.000 sehari," tutur Suminar.

Dia tidak masalah setiap harus harus bergulat dengan sampah yang bagi masyarakat awam mungkin hal yang menjijikan dan baunya begitu menyengat. Tapi itu sama sekali bukan masalah bagi Suminar dan suaminya demi pundi-pundi rupiah untuk menyambung hidup.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TPA Sarimukti KBB Kembali Dibuka, Ratusan Pemulung Menyerbu

57 tahun lalu

2 Bocah di Indramayu Diduga Dilecehkan Pemulung, Diancam Dimasukkan ke Karung

57 tahun lalu

Kisah Gina Siswi SMP di Bandar Lampung Terpaksa Berhenti Sekolah karena Stigma Anak Pemulung

57 tahun lalu

Miris! Jenazah Bayi Pasutri Pemulung di Palembang Nyaris Telantar, Polisi Gercep

57 tahun lalu

Warga Pandeglang Buang Sampah di Kantor Bupati, Tolak Kerja Sama dengan Tangsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal