Melalui seseorang yang sakti dan memiliki kekuatan gaib, akhirnya lubang lumpur tersebut ditutup menggunakan batu besar agar lumpur tak keluar lagi atau dalam bahasa Cirebon disebut meneng atau diam. Jadilah batu itu kokoh berdiri sampai sekarang.
Sementara itu, bila ditinjau dari topografi jalan tol, kecelakaan yang terjadi selama ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor.