Sementara anak Eha juga mengalami luka memar di bagian pinggang. Setelah dipastikan tidak mengalami luka serius, Eha dan anaknya yang duduk di bangku kelas 2 SMP IT Al-Muawanah, Cisalak Subang, langsung dipulangkan ke kediamannya.
Eha mengaku sudah mempunyai firasat buruk semenjak dalam perjalanan berangkat. Bus mengeluarkan asap dan tercium bau hangus. Ketika perjalanan pulang, bus tiba-tiba oleng dan hilang kendali ketika di turunan. Bus menabrak tiang dan masuk ke dalam jurang.
"Setelah keluar, ibu jalan sendiri. Saya sudah enggak tahu kejadiannya. Saya panggil teman-teman saya. Posisi saya di bus itu di tengah-tengah. Rombongan di bus ini banyak saudara-saudara ibu juga," kata Eha.
Diketahui, data terbaru korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut berjumlah 29 orang. Parang korban sudah dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan.