Cegah Paham Radikal dan Intoleran Berkembang di Garut, Penyuluh Agama Dikerahkan

Antara
Kantor Kemenag Garut mengerahkan 150 penyuluh agama untuk mencegah berkembangnya paham radikal dan intoleran di Kabupaten Garut. (Foto: Antara)

Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan kegiatan tersebut untuk memberikan informasi tentang radikalisme serta memberi pemahaman terkait dengan moderasi keagamaan bagi para penyuluh agama.

"Nah tujuannya adalah diseminasi itu memberikan informasi, menyerap informasi dan juga melaksanakan informasi-informasi tersebut sebagai suatu pembinaan yaitu tentang radikalisme, tentang pengarusutamaan moderasi yang berhubungan dengan keagamaan," ujarnya.

Penyuluh agama, tutur Cece, diingatkan tentang pentingnya empat pilar kebangsaan sebagai dasar bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya katakan tadi, bernegara itu empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutur Cece.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Segera Dibuka, Ada Soal Radikalisme dalam Tes

57 tahun lalu

Ikadi Ajak Para Dai Ikut Perangi Bahaya Terorisme dan Radikalisme

57 tahun lalu

Ma'ruf Amin Sebut Terorisme dan Radikalisme Ciri-ciri Berpikir Sempit

57 tahun lalu

Cegah Radikalisme, Jadikan Guru Agama Pelopor Moderasi Beragama di Sekolah

57 tahun lalu

Tekan Radikalisme, Kemenag Lampung Minta Pendidikan Muatan Lokal Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal