"Kami harus memastikan keselamatan warga, apalagi Jabar penduduknya terbesar se-Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua Komite I DPD, Teras Narang menilai, penundaan pilkada krusial mengingat kasus positif di Indonesia masih terus bertambah. Apalagi, kata dia, Presiden Joko Widodo telah menyatakan Indonesia kini mengalami krisis kesehatan dan ekonomi.
"Jadi, kondisi seperti ini menjadi keprihatinan Komite I. Intinya, pandangan kami bahwa sebaiknya pilkada tidak dilakukan di 2020. Namun, kami selalu berdoa Covid-19 segera berlalu," katanya.
Diketahui, delapan daerah di Jabar akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.
Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com :COVID-19, Majalengka Menyisakan 1 Orang Dalam Pengawasan dan 1 Pemantauan