"Saya kira ini merupakan amanah yang terkandung di konstitusi bahwa negara wajib memelihara dan melindungi rakyatnya termasuk memulangkan jenazah almarhumah Nuryati itu," kata Ronny.
Sementara Nurul Fatihah (26), anak almarhumah Nuryati saat dihubungi, Selasa (16/1/2024) mengatakan, sangat berharap pemerintah membantu untuk memulangkan jenazah sang ibunda dari Taiwan.
"Saya mewakili keluarga memohon bantuan pemerintah agar jenazah almarhumah ibu kami bisa dipulangkan. Kami bingung, nggak punya uang karena disebutkan biayanya ratusan juta rupiah," tutur Nurul Fatihah.
Nurul bercerita, almarhumah ibunya pertama kali menjejakkan kaki di Taiwan pada 2013. Tujuannya untuk mengadu nasib agar kehidupan dan keluarganya berubah.
Hasil ibunya bekerja di Taiwan itu, keluarganya pun sangat terbantu khususnya untuknya dan dua adiknya yang kembar. Nurul dan kedua adiknya bahkan bisa menyelesaikan pendidikan sekolahnya tingkat SMA serta SMK.