Mereka meminta agar mengkaji kembali tarif gratis yang berlaku saat uji coba ini. Kemudian jarak antarhalte hingga pemotongan rute khusus di Kota Cimahi pun diminta untuk dilakukan perubahan supaya tidak bersinggungan dengan jalur angkot.
"Pengusaha dan sopir angkutan merasa mereka tidak tau adanya BTS, apalagi dengan sistem tiket gratis di awal-awal ini. Permintaan itu sudah ditampung Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) IX Jawa Barat untuk diteruskan ke Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Terpisah, Ketua Organda KBB Asep Dedi Setiawan mengaku di KBB tidak sampai ada pengadangan bus tersebut. Namun semua sopir mengeluhkan dengan beroperasinya bus tersebut, sehingga pihaknya akan mengomunikasikan hal ini dengan Dishub.
"Di KBB situasi masih kondusif, tapi semua sopir angkot semua mengeluh, sama. Nanti kami akan sikapi hal ini lebih lanjut," ujarnya.