"Saya duduk di bagian belakang, sadar teh pas terjatuh. Sempet ada yang nolong dari pengendara mobil lain," kata dia.
"Penumpang ada 55 orang ditambah sopir, kondektur dua orang. Katanya kenek meninggal di tempat. Kalau anak-anak (siswa) selamat, paling syok. Kami, guru luka-luka ringan. Alhamdulillah nggak ada yang sampai dibawa ke rumah sakit," lanjut dia.
Dijelaskannya, sebelum kecelakaan, bus yang ditumpanginya sempat akan beristirahat di salah satu rest area. Namun karena rest area penuh, bus itu memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.
"Sebelum masuk rest area, saya masih nyaring (tidak tidur). Nggak jadi berenti karena penuh. Niatnya cari rest area terdekat. Tiga bus lainnya mah istirahat. Setelah itu, saya tidur. Pas bangun, sudah terjadi kecelakaan," ujar dia.
Salah satu guru di MTs Itu, Didi Rusmidi mengatakan, study tour itu sudah rutin dilaksanakan sekolahnya. Namun, tahun ini merupakan study tour pertama setelah dua tahun tidak diadakan.