Buruh Ancam Mogok Kerja, Apindo Jabar: Jangan Bikin Kondisi Semakin Buruk

Arif Budianto
Aksi unjuk rasa buruh. (Foto: Ilustrasi/Dok)

BANDUNG, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat menilai rencana aksi mogok kerja buruh akan membuat kondisi perusahaan dan ekonomi semakin buruk. Apalagi, saat ini di Jawa Barat terdapat sekitar 2,5 juta warga menganggur. 

Ketua Apindo Jabar Ning Wahyu Astutik mengatakan, Apindo Jabar mendukung penuh penetapan upah minimum provinsi (UMP) Jawa Barat 2022. Peraturan tentang upah ini dibuat oleh para ahli di bidangnya dan telah melalui begitu banyak evaluasi, analisis, dan pertimbangan mendalam sehingga merupakan keputusan terbaik.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, kata Ning, taat hukum dengan mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 36/2021 tentang Pengupahan dan memperhatikan Rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat No.561./015/34/Depeprov, tanggal 16 November 2021, tentang Rekomendasi Upah Minimum Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

"Kami tahu demo itu merupakan hak yang dijamin undang-undang. Tetapi mari kita bersikap arif. Sudah begitu banyak perusahaan yang menderita dan berusaha bertahan di tengah kesulitan (akibat pandemi Covid-19). Janganlah membuat situasi memburuk kembali," kata Ketua Apindo Jabar, Selasa (23/11/2021).

Ning Wahyu Astutik menyatakan, rencana aksi mogok selain menyusahkan pengusaha, ujung-ujungnya juga merugikan buruh jika perusahaan tidak bertahan. Ning menyebut, saat ini jumlah pengangguran di Jabar dikisaran 2,5 juta. Artinya, Jabar saat ini menunggu investor masuk untuk membuka peluang kerja. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Upah 10 Persen Macetkan Jalur Arteri Purwakarta

57 tahun lalu

Tolak UMP Jabar 2022, Ribuan Buruh se- Jawa Barat Bakal Geruduk Gedung Sate

57 tahun lalu

Mogok Massal, Buruh Sweeping Perusahaan dan Blokade Jalan di KBB

57 tahun lalu

Tak Mau Kecolongan soal Kenaikan UMK, Buruh di Jabar Bakal Aksi Besar-besaran 

57 tahun lalu

Buruh di KBB Bakal Mogok Massal, Siap Tanggung Risiko 4 Hari Tak Digaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal