Bupati Rudy Dukung Percepatan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bogor

Rizqa Leony Putri
Bupati Bogor Rudy Susmanto mematangkan rencana pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: dok Pemkab Bogor)

Melalui surat edaran Nomor 1 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, terdapat tiga langkah utama. Membentuk koperasi di desa yang belum memiliki, Mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan Menghidupkan kembali koperasi yang sudah tidak aktif.

Bupati mengajak seluruh kepala desa, camat, dan perangkat daerah untuk berkolaborasi, membina, dan mempercepat pembentukan KDMP di masing-masing wilayah. Dia juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM untuk lebih aktif turun ke lapangan mendampingi proses pembentukan koperasi.

“Kita ingin Koperasi Desa Merah Putih ini segera terwujud di setiap desa dan kelurahan. Karena melalui koperasi inilah kemandirian ekonomi masyarakat bisa dibangun secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu, Budiana menyampaikan perkembangan terkini terkait progres pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurut Iman Wahyu Budiana, proses pembentukan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor telah melalui tahapan penting sejak 17 Mei 2025, dengan total 435 desa dan kelurahan yang tergabung dalam program ini.

“Penandatanganan pembentukan koperasi telah rampung 100 persen pada 28 Mei 2025, dan penerbitan badan hukum diselesaikan pada 12 Juni 2025,”katanya.

Pembentukan tersebut terdiri atas 434 koperasi baru dan satu koperasi hasil pengembangan, yaitu Koperasi Merah Putih di Pakansari. Saat ini, total koperasi yang aktif tercatat sebanyak 416 koperasi desa dan 19 koperasi kelurahan.

Iman Wahyu juga menyampaikan bahwa berbagai gerai usaha telah dikembangkan oleh Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor, meliputi.18 gerai sembako, 3 gerai apotek desa, 25 gerai kantor koperasi, 3 gerai usaha simpan pinjam, 3 gerai klinik desa, 1 gerai cold storage, 2 gerai logistik distribusi, 3 gerai kios hukum, 5 gerai pangkalan LPG, dan 2 gerai agen Laku Pandai.

“Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen penuh mendukung kebijakan nasional ini. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pembangunan infrastruktur koperasi dapat berjalan cepat, tepat, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPRD Serang Tegaskan Keseimbangan Lahan Pangan dan Investasi Harus Dijaga

57 tahun lalu

Pemkab Serang Raih WTP, Bahrul Ulum Apresiasi Sinergi Pengelolaan APBD

57 tahun lalu

Hari Kejepit, Plt Wali Kota Madiun Pastikan Layanan Perizinan Tetap Normal

57 tahun lalu

Hari Raya Iduladha 1447 H, Lorin Group Solo Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

57 tahun lalu

Politeknik Indonusa Surakarta Hadirkan Program Plot Twist Gagal SNBT, Bebas Uang Masuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal