Sejauh ini, ujar dia, KBB sudah cukup terbukti berpengalaman berhasil membuka wisata di masa pandemi tanpa menimbulkan kerumunan atau menjadi klaster baru. Seperti pada saat liburan panjang Lebaran lalu, pemerintah bersama pengelolaan wisata disiplin soal pembatasan 25 persen pengunjung dan prokes ketat.
"Pengalaman kami mengatasi kemarin waktu liburan tidak berkerumun, itu bisa menjadi contoh bahwa kami berhasil membuka objek wisata. Sebab yang terpenting adalah tanggung jawab semua pihak," ujar Hengki.
Mantan artis sinetron ini menuturkan, pertimbangan lain untuk membuka sektor wisata adalah kasus di KBB yang mulai melandai. Hasil evaluasi Satgas Covid-19 Pemprov Jabar, KBB zona kuning.
Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di rumah sakit juga sudah dibawah 10 persen. Namun karena masuk aglomerasi Bandung Raya, KBB terpaksa menerapkan PPKM level 3.
"Itu yang coba dinegosiasikan ke Pa Menteri (Sandiaga Uno) dan juga Gubernur (Ridwan Kamil). Nanti misalnya pa Gubernur merestui, ya sudah kami berani untuk buka dengan prokes ketat dan kapasitas (pengunjung) dibatasi," tutur plt Bupati Bandung Barat.