Bupati Bandung Barat Diperiksa KPK, KPKBB: Masyarakat Trauma Kejadian 2018

Adi Haryanto
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisnas seusai salat Zuhur di Kompleks Kantor BPKP Perwakilan Jabar. (Foto/Istimewa)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Ketua dan anggota Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB) truma dengan peristiwa 2018. Almarhum Abubakar, Bupati Bandung Barat saat itu ditangkap KPK karena menerima suap.

KPKBB berharap, kasus serupa tak menjerat Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisnas yang pada Selasa (10/11/2020 dan Kamis (12/11/2020) diperiksa penyidik KPK di Kantor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jabar, Jalan Amir Macmud, Cibeureum, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.

"Jujur kami sangat sedih dan prihatin dengan kondisi seperti ini. Bagaimana pun semua harus dihadapi, kita tidak bisa menjustifikasi dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Karena ini kan sedang berproses," kata Wakil Ketua KPKBB Ade Ratmaja.

Menurut dia, semua pihak, bukan hanya KPKBB tapi juga masyarakat Bandung Barat pasti kaget dengan keadaan ini. Apalagi belum hilang ingatan di benak masyarakat akan peristiwa yang terjadi pada April 2018, Bupati Bandung Barat saat itu, almarhum Abubakar, dijemput oleh KPK karena melanggar hukum.

"Ini kan semua masih trauma akan kejadian 2018. Semua sedang menata lagi. Pemerintah daerah mencoba kembali membangun trust (kepercayaan) masyarakat. Namun dengan kajadian seperti ini, semua menjadi khawatir, kejadian kelam dua tahun lalu kembali terulang," ujar dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditanya Aa Umbara ke Mana, Penyidik KPK: Kami Kurang Tahu

57 tahun lalu

Seusai Periksa Bupati Bandung Barat, Penyidik KPK Bawa Sejumlah Berkas

57 tahun lalu

Bupati Bandung Barat Diperiksa Penyidik KPK di Kantor BPKP Perwakilan Jabar

57 tahun lalu

Bupati Bandung Barat Misterius, Batal Buka Rapimda KNPI

57 tahun lalu

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna Dikabarkan Penuhi Panggilan KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal