Brutal, Pria Bawa Pistol dan Senapan Mesin Tembak Mati 4 Orang di Rumah Sakit lalu Bunuh Diri

Anton Suhartono
Seorang pria bawa pistol dan senapan mesin menembak karyawan dan pasien rumah sakit. (Foto: ist. )

Sedangkan pejabat Gedung Putih menyatakan Presiden Joe Biden sudah diberitahu mengenai penembakan tersebut dan menawarkan bantuan kepada negara bagian dan daerah Tulsa.

Penembakan massal itu merupakan yang kesekian kalinya terjadi di Amerika Serikat. Sepanjang Mei dua penembakan yang memakan banyak korban jiwa terjadi di AS. 

Beberapa waktu lalu, tragedi penembakan massal terjadi di SD Robb, Kota Uvalde, Texas. Dalam peristiwa ini, 21 murid dan guru tewas. Pelaku pria berusia 18 tahun. Sebelumnya, penembakan juga tejadi di supermarket Buffalo, New York, menewaskan 10 orang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Infografis 14 Penembakan Massal di Amerika Serikat Selama 3 Hari

57 tahun lalu

Brimob Polda Kalbar Kirim Tim Investigasi Penembakan Warga di Perkebunan Sawit

57 tahun lalu

Ngeri, Ada 14 Penembakan Massal di AS selama 3 Hari Libur Akhir Pekan

57 tahun lalu

Warga Sukasari Sumedang Meninggal akibat Terkena Peluru Nyasar

57 tahun lalu

Buntut Kericuhan di Perkebunan, Walhi Kalbar Minta Penembakan Warga Diusut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal