Sedangkan pejabat Gedung Putih menyatakan Presiden Joe Biden sudah diberitahu mengenai penembakan tersebut dan menawarkan bantuan kepada negara bagian dan daerah Tulsa.
Penembakan massal itu merupakan yang kesekian kalinya terjadi di Amerika Serikat. Sepanjang Mei dua penembakan yang memakan banyak korban jiwa terjadi di AS.
Beberapa waktu lalu, tragedi penembakan massal terjadi di SD Robb, Kota Uvalde, Texas. Dalam peristiwa ini, 21 murid dan guru tewas. Pelaku pria berusia 18 tahun. Sebelumnya, penembakan juga tejadi di supermarket Buffalo, New York, menewaskan 10 orang.