BPBD KBB Waspadai Krisis Air Bersih di 16 Kecamatan, Terutama di Kawasan Perkotaan

Adi Haryanto
Fenomena El Nino mengancam belasan kecamatan di KBB. Ancaman nyata yaki krisis air bersih. (Foto: Ilustrasi)

Menurutnya, hasil koordinasi dan pemetaan dengan BMKG dan aparat kewilayahan kasus kekurangan air bersih imbas El Nino bisa cukup parah untuk wilayah kota. Sedangkan untuk wilayah perdesaan kategorinya rendah, karena mereka masih mempunyai tutupan lahan yang lebih banyak.

Fenomena El Nino ini diprediksi bakal berlangsung mulai dari bulan Juli, Agustus, hingga September 2023. BPBD melihat untuk bulan Juni dan Juli, bencana kekeringan tidak akan begitu parah lantaran kemungkinan masih terjadi turun hujan meski intensitasnya sangat rendah. 

"Yang kami waspadai justru puncak musim keringnya yang akan terjadi Agustus hingga September, di mana stok air bersih akan berkurang," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Waspada Dampak El Nino, BMKG Ungkap Langkah yang Harus Dilakukan

8 jam lalu

Kemarau Picu Kekeringan di Cilacap, Warga Tempuh 1 Km ke Bukit demi Dapat Air

14 jam lalu

Musim Kemarau, BPBD Pasuruan: 3 Desa Mulai Dilanda Krisis Air Bersih 

17 hari lalu

Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

28 hari lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal