BP2MI Bandung Gagalkan 7 Pekerja Migran asal Lombok Berangkat Ilegal ke Dubai

Agus Warsudi
Dua pekerja migran asal Lombok, NTB (mengenakan kerudung cokelat dan merah muda) sedang diperiksa petugas BP2MI Bandung. (Foto: Istimewa)

Dari keterangan pekerja imigran, calo dan sponsor berada di Jakarta. Para calon dan sponsor ini sedang dikejar petugas. Sedangkan tujuh pekerja migran ilegal tersebut dimintai keterangan terlebih dulu sebelum dipulangkan ke Lombok NTB. 

"Rencananya para pekerja imigran itu bakal diberangkatkan secara ilegal ke Dubai pada 11 Februari. Namun selama di penampungan, mereka tidak mendapatkan pelatihan apapun. Bahkan, di antara tujuh orang itu ada yang tak bisa membaca dan menulis,"  kata Ade kepada wartawan di Kantor BP2MI Bandung, Kamis (11/2/2021).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyebut, kasus itu merupakan penempatan secara ilegal. Sebab, berdasarkan Permenaker, pengiriman pekerja migran ke Timur Tengah sedang ada moratorium. "Yang kami sebut ilegal adalah penempatannya. Mereka korban harus mendapat perlindungan negara," ujar Benny melalui video conference.

"Ini melanggar Permenaker karena sedang ada moratorium tentang pelarangan, penghentian pada perseorangan khususnya sektor rumah tangga," ujarnya.

Sementara itu, Sari Handayani, pekerja migran asal Lombok, mengatakan, awalnya menerima informasi soal penempatan pekerja migran di Dubai, UEA dari rekannya yang telah lebih dulu berangkat ke sana. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terobos Hutan Belantara Demi Masuk ke Malaysia, 6 Pekerja Migran Diamankan

57 tahun lalu

Pulang dari Malaysia Lewat Jalan Tikus, 18 Pekerja Migran Ilegal Diamankan

57 tahun lalu

Pekerja Migran Asal Banyumas Masih Tertahan di Imigrasi Malaysia, Keluarga Cemas

57 tahun lalu

Derita Pekerja Migran asal Banyumas, Niatnya Bekerja malah Bermasalah di Negeri Jiran

57 tahun lalu

Kemenaker Terbitkan Aturan Penempatan Pekerja Migran di 17 Negara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal