Setelah dinyatakan meninggal di rumah sakit, korban dibawa ke rumah duka di Dusun Margatani, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Subang, untuk dimandikan dan dimakamkan. Sementara pihak kepolisian belum memberikan keterangan terkait musibah tersebut.
Sementara Kepala SDN Rajapolah I Suparno memastikan peristiwa itu tidak terjadi saat siswa pulang dari sekolah tatap muka. Pasalnya, pihaknya belum menggelar sekolah tatap muka. Hal yang sama juga berlaku di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Subang. Dia juga memastikan tidak ada seorang guru pun saat kejadian di sekolah.
“Tidak ada seorang guru pun saat kejadian di sekolah karena di Kabupaten Subang belum memberlakukan tatap muka di sekolah. Informasi dari warga, anak itu sedang bermain di sekolah dengan dua anak lain. Tiba-tiba pagar sekolah jatuh dan menimpa anak ini,” kata Suparno.