Bio Farma Sebut Vaksin IndoVac Diproduksi dengan 80 Persen Komponen Dalam Negeri

Adi Haryanto
PT Bio Farma, Jalan Dr Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung. (Foto: Istimewa)


Vaksin ini nantinya bisa digunakan di negara-negara lain melalui mekanisme support Covax Facility (multilateral). Melalui vaksin Covid-19, Bio Farma berharap dapat berkontribusi dalam mendukung kesehatan dunia, tidak hanya di Indonesia.

Diketahui, Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine (BCM) Amerika Serikat yang menyediakan bibit (seed) vaksin telah berhasil mengembangkan vaksin IndoVac dengan platform protein rekombinan sub-unit berbasis ragi (yeast based). Saat ini IndoVac telah melakukan uji klinis fase 1 dan 2, serta dalam proses uji klinis fase 3 untuk usia 18 tahun ke atas. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bio Farma Fasilitasi Ahli Bioteknologi Negara OKI Belajar Pengembangan Vaksin

57 tahun lalu

Bio Farma Dapat Izin Edar Vaksin Tipes, Digunakan bagi Anak Mulai Usia 9 Bulan

57 tahun lalu

Bio Farma dan Unpad Latih 10 Peneliti Negara OKI soal Vaksin

57 tahun lalu

Inovasi Digital Kesehatan, Bio Farma Catat Omzet Rp18 Miliar dari Marketplace

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Naik Pascalebaran 2023, Bio Farma Siapkan 2 Juta Dosis Vaksin Booster Gratis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal