Menurut Ulung, video itu berasal dari salah satu ponsel milik tahanan. Ponsel itu diduga diselundupkan ke dalam sel bersamaan dengan masuknya makanan dari luar.
"Saat pandemi ini, di Polrestabes tidak menerima kunjungan kecuali makanan. Mungkin (ponsel) diselipkan pada saat pemberian makanan kepada tahanan," ucapnya.
Dengan adanya video viral perundungan itu, dia akan melakukan pemeriksaan kepada para penjaga sel hingga kepada para atasannya. Mereka akan diminta pertanggungjawabannya.
Selain itu, kini pihak Polrestabes Bandung juga tidak akan lagi menerima makanan dari luar untuk para tahanan. Ini untuk memastikan tidak ada lagi yang bisa menyelundupkan barang apapun termasuk ponsel.
"Saat ini kami melakukan pemeriksaan terhadap Ferdian. Dia tetap sehat dan tidak ada kekurangan apapun juga. Kita sementara melakukan pemisahan dulu menunggu situasi aman," katanya.