Dattatray Karale mengatakan, petugas mendakwa 33 orang tersebut pada Rabu (22/9/2021) lalu atas beberapa tuduhan. Antara lain, pemerkosaan, pemerkosaan berulang, pemerkosaan berkelompok, dan pemerkosaan anak di bawah umur.
Hasil penyelidikan mengungkap pemerkosaan terjadi antara 29 Januari hingga 22 September 2021. "Semuanya bermula ketika kekasih remaja perempuan memerkosanya pada Januari sambil merekam kejadian tersebut. Dia mulai memeras korban dengan video itu," kata Dattatray.
Kemudian teman-teman dan kenalan sang pacar, ujar Dattatray, memerkosa korban secara beramai-ramai setidaknya empat sampai lima kali di tempat berbeda.
"Termasuk Dombivli, Badlapur, Murbad, dan Rabale," ujar Dattatray Karale dikutip dari Times of India.
Sementara itu, korban menyebutkan ada 33 orang yang memerkosanya. Kasus ini memicu kemarahan warga. Massa mendatangi kantor polisi tempat para pelaku ditahan untuk berdemonstrasi.
Polisi masih memburu sembilan pelaku lainnya. Sementara itu, dua pelaku di bawah umur ditempatkan di rumah tahanan khusus anak-anak.