Ketua Umum BFC Sofyana Ali Bindiar mengatakan, kegiatan produksi film omnibus ini diawali kompetisi cerita film pendek daerah yang dilaksanakan September sampai Oktober 2023 untuk menjaring cerita-cerita menarik dari berbagai daerah di Jabar.
Tema "Menjabarkan Senyuman" adalah sebuah gagasan untuk membingkai situasi sosial masyarakat Jabar saat ini.
"Mereka yang mendaftarkan ceritanya bisa menginterpretasikan secara bebas tema yang diangkat ke berbagai genre cerita fiksi, dengan ketentuan dalam ceritanya mengandung unsur budaya atau kearifan lokal, lokasi pariwisata, produk unggulan, atau pemikiran atas masalah yang ada di wilayah Jabar," kata Ketum BCF.
Sofyana menyatakan, para pendaftar kompetisi cerita telah mengikuti workshop road to omnibus selama tiga hari pada 25-27 Oktober 2023. Materi yang diberikan terkait materi penulisan dan presentasi cerita, materi penyutradaraan, sinematografi, audio, dan editing yang diberikan para filmmaker kawakan.
"Kami kemudian menyeleksi cerita serta melakukan interview kepada para kandidat yang memperoleh pendanaan. Lalu, kami akan melakukan pendampingan dan bimbingan, melalui mentor untuk setiap tim produksi yang ceritanya terpilih, mulai tahap pengembangan cerita hingga produksi dan filmnya tuntas. Jadi, program kami adalah pendidikan, pembinaan, dan up-grading dari para pelaku perfilman di daerah," ujar Sofyana.
Sementara itu, Pejabat Fungsional pada Disparbud Jabar Henny Hendrayani mengatakan, Disparbud Jabar mengapresiasi dan mendukung atas kegiatan tersebut dari awal sampai akhir. Program tersebut juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan ekosistem.
"Kami atas nama Pemprov Jabar mengapresiasi BFC yang sudah menyelenggarakan workshop ini untuk meningkatkan kapasitas para sineas muda di Bandung dan Jabar," kata Henny Hendrayani.