Beredar Hoaks Gempa Bumi dan Tsunami di Jabar, Ini Kata BMKG Bandung

Arif Budianto
Ilustrasi tsunami. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDUNG, iNews.id - Dua hari terakhir beredar kabar bohong atau hoaks gempa bumi dan tsunami melanda Jawa Barat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memberi penjelasan terkait isu tersebut.

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, pascagempa bumi di Kabupaten Pandeglang, Banten, Magnitudo 6,6 terus terjadi gempa susulan. Namun kekuatan gempa bumi susulan itu jauh menurun dibanding kejadian awal. 

Informasi yang menyebutkan akan ada gempa susulan lebih besar dan menyebabkan tsunami, kata Kepala BMKG Bandung, adalah tidak benar. Karena sampai saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi secara pasti, kapan, dimana serta berapa besar kekuatannya. 

"Untuk informasi dari pesan suara yang saat ini beredar yang menyatakan akan ada gempa susulan berkekuatan besar dan menimbulkan tsunami di Palabuhanratu adalah berita bohong (hoaks) yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab yang menginginkan keresahan di masyarakatmasyarakat," kata Kepala BMKG Bandung.

Teguh Rahayu menyatakan, kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di Palabuhanratu, Sukabumi dan sekitarnya diimbau untuk tidak mempercayai berita bohong tersebut. Pastikan informasi gempa dan peringatan dini tsunami bersumber resmi dari BMKG.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Ayat Al Quran tentang Gempa Bumi dan Penyebabnya, Lengkap Arab, Latin & Artinya

57 tahun lalu

BMKG Bandung: Ada Potensi Megathrust M8,7 Picu Tsunami Dahsyat di Laut Selatan Jabar

57 tahun lalu

Gempa Bumi M5,2 Guncang Sukabumi, Getarannya Terasa Sampai Jakarta

57 tahun lalu

PVMBG: Gempa Bumi M6,7 Banten akibat Penunjaman Lempeng Indo-Australia

57 tahun lalu

Dampak Gempa Bumi M6,7 Guncang Banten, 2 Rumah di Sukabumi Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal