Berbeda dari Mayoritas Masyarakat Dunia, Perempuan di Negara Ini Bakal Boleh Poliandri

Anton Suhartono
Ilustrasi pernikahan. (Foto: Ist)

Menurut Musa, dalam hal pernikahan, laki-laki dan perempuan tak bisa disamakan. Perempuan bisa saja melakukan pekerjaan yang dilakukan laki-laki dalam bidang lain, namun tidak dengan pernikahan.

Musa tak peduli disebut munafik terkait pendiriannya karena sudah memiliki empat istri. "Saya disebut munafik karena pernikahan, tapi sekarang saya lebih suka berbicara ketimbang diam," ujarnya.

Ketua Partai Demokrat Kristen Afrika Pendeta Kenneth Meshoe juga mengecam usulan itu dengan menyebutnya bisa menghancurkan masyarakat. "Akan tiba saatnya ketika seorang laki-laki berkata, 'Anda menghabiskan sebagian besar waktu dengan pria itu dan bukan dengan saya' dan akan ada konflik antara kedua suami itu," kata Kenneth Meshoe.

Seorang profesor peneliti poliandri Collis Machoko, mengatakan, bentuk perlawanan atas propusal reformasi UU sudah diluar kontrol. "Masyarakat Afrika belum siap untuk melakukan kesetaraan sejati," kata Collis.

Dalam penelitiannya di Zimbabwe terhadap 20 perempuan yang berpoliandri serta 45 suami, kehidupan mereka tergolong wajar meskipun ilegal secara hukum. Perempuan biasanya yang memulai mengutarakan niat untuk poliandri kepada laki-laki pilihan. 

Dalam beberapa kasus, para pria memberikan mahar, sementara yang lainnya berkontribusi memberikan nafkah. Alasan pria rela istrinya menikah lagi adalah cinta, di samping tak bisa memuaskan istri secara seksual atau masalah kesuburan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

57 tahun lalu

Tragis! Pasutri Lansia di Bengkalis Tewas Terbakar Dalam Rumah, Polisi Tangkap 9 Remaja

57 tahun lalu

Kronologi Pasutri di Gowa Ditemukan Tewas di Sungai, Hilang Terseret Air Bah

57 tahun lalu

Pilu! Pasutri di Gowa Ditemukan Tewas Terseret Arus Sungai Buakkang

57 tahun lalu

Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal