Benda Diduga Bom di Gereja GKPS Bandung Gegerkan Warga Kosambi

Donald Karouw
Petugas kepolisian mengamankan lokasi penemuan benda diduga bom di Gereja GKPS Bandung di kawasan Ruko Baranangsiang. (Foto: IG)

Garis polisi dipasang untuk membatasi area. Warga dan pengunjung ruko diminta menjauh dari lokasi penemuan.

Informasi diperoleh, pihak pengelola keamanan kompleks Ruko ITC Kosambi menyebut laporan pertama diterima sekitar pukul 08.30 WIB. Laporan berasal dari salah seorang pengurus ruko. Pengurus tersebut mencurigai adanya benda asing di sekitar gereja. Temuan itu kemudian segera dilaporkan ke pihak berwenang.

Benda diduga bom di Gereja GKPS Bandung tersebut berbentuk kotak menyerupai dus. Sejumlah kabel terlihat keluar dari dalam kotak tersebut. Lokasi penemuan berada tepat di dekat bangunan Gereja GKPS. Gereja tersebut berada di kawasan ruko ITC Kosambi.

Saat benda mencurigakan ditemukan, tidak ada aktivitas ibadah maupun kegiatan lain di dalam gereja. Kondisi gereja dalam keadaan kosong.

Petugas langsung mengamankan situasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap benda diduga bom di Gereja GKPS Bandung. Garis polisi masih terpasang di lokasi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mendekati area. Polisi meminta warga mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pasuruan Gempar, Pria Tewas Dilempar Bom Bondet di Pinggir Jalan

57 tahun lalu

Pelaku Peledakan Taruh 7 Bom di SMAN 72 Jakarta, 4 Meledak

57 tahun lalu

Puslabfor Polri Sebut Bahan Peledak di SMA 72 Jakarta Berkekuatan Rendah

57 tahun lalu

Terungkap! Ada 3 Bom Rakitan Aktif di SMAN 72 Jakarta, Berhasil Dijinakkan

57 tahun lalu

Brimob Polda Maluku Musnahkan Ratusan Bahan Peledak, Barang Bukti Kasus Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal