Benang Kusut Program Petani Milenial Jabar, Peserta Bangkrut hingga Dikejar Bank

Agung Bakti Sarasa
Peserta program Petani Milenial yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku gagal menikmati hasil panen hingga harus dikejar pihak bank. (Foto/Ilustrasi/Dok)

"Kami pakai KUR. KUR ini besarannya Rp50 juta per orang dikalikan 18 orang. KUR dipakai buat modal indukan tanaman dan sebagainya," ucapn dia.

Namun, masalah kemudian muncul. Menurut Rizky, CV Minaqu Indonesia selaku offtaker tidak membayarkan hasil panennya kepada mereka. Padahal, hasil penjualan itu dibutuhkan untuk menutup utang ke Bank BJB.

"Jadi kita tetap rutin mengirim tanaman ke CV MI (Minaqu Indonesia), tapi offtaker belum sanggup membayar hingga hari ini," ujar Rizky.

Rizky menilai, Pemprov Jabar sebagai pemilik program sangat lemah atau kurang berperan. Padahal, di lain sisi, pihaknya sudah mendapatkan Surat Peringatan (SP) 2 dari Bank BJB.

"Kita sudah laporan ke sana-ke sini, tapi hasilnya gak ada. Pemprov selaku pemilik program ini, yang selama satu tahun ini sudah kita bantu untuk menaikan citra, tapi giliran kita butuh bantuan pemprov, ini benar-benar gak ada," tuturnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Selidiki Dugaan Pidana Penimbunan Penyebab Minyakita Langka di Pasaran

57 tahun lalu

Viral Polemik dan Keluhan Peserta Program Petani Milenial Jabar  

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Jamin Beras Aman hingga Lebaran, Siapkan Rp10 Miliar untuk Pasar Murah

57 tahun lalu

Angka Kematian Bayi di Jabar Turun Signifikan, Lebih Rendah dari Rata-Rata Nasional

57 tahun lalu

Badan Geologi Sebut 250 Bencana Tanah Longsor Terjang Jabar selama 2022

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal