Namun, dia berharap semua lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menangkal penyebaran penyakit masyarakat itu agar tidak terus meluas penyebarannya. "Tidak boleh dibiarkan karena bisa menjadi fenomena gunung es," katanya.
Sebelumnya, grup kaum pria suka sesama jenis kalangan pelajar itu muncul di media sosial Facebook yang menimbulkan keresahan warga Garut. Apalagi anggota grup tersebut mencapai 2.500 orang.
Namun media sosial tersebut akhirnya tidak dapat diakses, bahkan beberapa foto yang sebelumnya ditampilkan sudah tidak bisa dibuka.