Selain itu, petugas pun menjaring sejumlah wanita pekerja seks komersial (PSK) yang mangkal di warung remang-remang. Sempat terjadi ketegangan saat salah satu PSK adu mulut dengan petugas. Pasalnya PSK tersebut tidak mengakui dirinya sebagai PSK.
Karena petugas sudah mendapatkan data dan wanita tersebut pernah terjaring razia, akhirnya perempuan tersebut pasrah dibawa ke Mako Satpol PP Kota Tasikmalaya. Seluruh remaja, pasangan mesum, dan PSK didata dan diberikan pembinaan.
“Semuanya kami amankan, kami bawa ke Mako Satpol PP Tasikmalaya,” kata Yogi Subarkah.
Yogi menambahkan, meski di tengah pandemi Covid-19, pihaknya tidak akan berhenti menggelar operasi penyakit masyarakat di wilayah kota santri itu. Satpol PP berharap para remaja, PSK dan pasangan mesum yang terjaring razia tidak lagi mengulangi perbuatannya.