"Api berkobar sejak pagi hingga malam dan sulit dipadamkan karena kondisi terjal dan sulit air, sehingga mengancam pemukiman warga," kata Endang Suhara, perangkat Kelurahan Simpeureum.
Sampai saat ini, petugas gabungan masih berada di lokasi kebakaran untuk mengantisipasi hal yang tidak diharapkan.