Menurut Kantona, kondisi jalan ketika terjadi kecelakaan tidak licin karena cuaca sedang cerah. “Pas berangkat aman-aman saja. Tidak ada masalah selama di perjalanan,” katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Ironisnya, kecelakaann ini tepat terjadi di lokasi kecelakaan bus pariwisata yang menewaskan 27 korban jiwa pada bulan kemarin.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelakaan parah kembali terjadi di Turunan Emen, Subang, Jawa Barat. Minibus Travel yang membawa 15 orang penumpang terguling lantaran sopir yang tak bisa mengendalikan kendaraannya ketika melintasi turunan Emen. Meskipun Kementrian Perhubungan sudah mengganti nama tanjakan emen menjadi tanjakan aman, namun kecelakaan di titik tersebut masih tetap terjadi.