Justru menurut mereka, sejak tinggal dua bulan di rumahnya, Sinta yang malah menunjukkan sikap kasar terhadap buah hatinya. Dia tak segan memukul dan memaharinya, tak hanya luka baru mereka juga menemukan sejumlah luka lama di bagian perut, lengan, punggung, termasuk luka sundutan rokok di bagian tangan Calysta.
Sementara itu, pantauan iNews, Sinta tampak terus menjaga sang buah hati yang menjalani perawatan di RSUD Karawang. Belum banyak perubahan atas kondisi bayi cantik tersebut. Bayi Calysta masih belum sadar sejak mengalami koma akibat luka benda tumpul di bagian kepala.
Di sisi lain, keterangan yang disampaikan kedua orang tua Sudarja sesuai dengan yang diungkap Polres Karawang. Bahkan ditengarai, ada dugaan ketidaksesuaian keterangan yang disampaikan Sinta, orang tua bayi Calysta.
“Kami masih menyelidikinya. Keterangan awal ibu bayi Calysta (Sinta) penganiayaan itu dilakukan pacarnya (Sudarja). Namun hasil pemeriksaan saksi-saksi, justru berbeda dan bertolak belakang dari keterangan yang disampaikan Sinta,” kata Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan, Kamis (22/3/2018).
Atas pengembangan kasus itu, mencuat nama Sinta yang diduga sebagai aktor utama penganiayaam anak kandungnya dan bepotensi ditetapkan tersangka. “Lihat saja perkembangannya. Kami masih mendalami dan memeriksa saksi untuk mengungkap kasus,” ujarnya.