Disinggung pengawalan pelaksanaan Natal secara virtual yang digelar gereja, Kang Emil menjelaskan bahwa pengawalan merupakan bentuk komitmen dari aparat keamanan.
Ada ataupun tidak perayaan Natal secara virtual, kata dia, Kapolda Jabar telah menugaskan anggotanya untuk memastikan rasa aman dan nyaman kepada pihak panita penyelenggara Natal virtual.
"Mungkin secara dinamika keamanan tidak seberat tahun-tahun lalu karena jemaahnya lebih banyak di rumah. Tapi, dari sisi komitmen tetap tidak berubah, tetap dipantau dan dijaga di seluruh titik yang menyelenggarakan di sana," tutur Kang Emil.