"Kita kan harus antisipasi dengan akan ditutupnya TPA Sarimukti karena diprediksi akan overload dalam 2 tahun ke depan. Apalagi sampah yang dibuang dari KBB ke TPPAS Legok Nangka juga tidak semua," ucapnya.
Direktur PT Putra Indonesia Pratama, Syamsu Rizal Arbi menyebutkan, permasalahan sampah merupakan sektor yang sangat kompleks, sehingga harus dilakukan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.
"Kami bersama Pemda KBB ingin menjaga dan melestarikan lingkungan dari persoalan sampah agar tidak menimbulkan permasalahan," ucapnya.