Batal Mogok Massal, Perajin Tahu Tempe di Jabar Pilih Naikkan Harga 

Arif Budianto
Perajin tahu tempe di Jabar batal mogok massal dan lebih memilih menaikkan harga jual. (Foto: iNews.id/Ervan David)

BANDUNG, iNews.id - Perajin tahu dan tempe di Jawa Barat dipastikan batal menggelar aksi mogok massal pekan depan. Mereka memilih membatalkan akai tersebut dan berencana menaikkan harga jual tahu dan tempe. 

Hal itu berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Paguyuban Tahu Tema Jawa Barat per 12 Oktober 2022. Dalam surat edaran itu disebutkan pembatalan aksi mogok produksi yang sedianya akan digelar pada 17 hingga 19 Oktober 2022. 

"Sehubung dengan banyaknya kontroversi dalam keputusan mogok produksi tahu dan tempe, demi menjaga kerukunan antara para perajin tahu dan tempe, maka dari itu kami Sebagai pengurus Paguyuban Tahu dan Tempe memutuskan membatalkan rencana mogok produksi pada 17 hingga 19 Oktober 2022 mendatang," tulis Ketua Paguyuban Tahu Temoa Jawa Barat M Zamaludin, Jumat (14/10/2022). 

Atas pembatalan tersebut, dia meminta para perajin tahu dan tempe Jawa Barat untuk tetap berproduksi seperti biasanya. Namun, dia menyerukan agar para perajin menaikkan harga jual tahu dan tempe. 

Dia meminta surat edaran ini dimohon supaya diperhatikan dan dilaksanakan demi untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama. 

Diketahui, rencana aksi demo mogok produksi perajin tahu tema menyikapi melambungnya harga bahan baku kedelai akhir akhir ini. Saat ini, tercatat harga kedelai berkisar antara Rp12.000 per kg. Tingginya harga kedelai dinilai memberatkan para perajin. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Hari Tahu Tempe Akan Hilang di Jabar, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Akses Ditutup, Pedagang dan Agen Tiket Terminal Bus Bawen Mogok Jualan

57 tahun lalu

Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

57 tahun lalu

Heboh Motor Mogok Massal usai Isi BBM di Surabaya dan Kediri, Ini Kata Pertamina

57 tahun lalu

Harga Kedelai Melejit, Perajin Tempe Cimahi Berusaha Tak Mogok Produksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal