Menurut Dedi banyak orang yang tidak memiliki kompetensi dan kandang berstandard, tapi nekat memelihara ular king kobra. Berbeda dengan Panji yang sejak lama dikenal sebagai pawang dan memiliki tempat konservasi yang baik.
“Belum lagi sekarang itu era media sosial. Banyak orang ingin viral kemudian punya ular ingin pamer tapi tidak punya kemampuan. Ini kan berbahaya dan bukan bahan lelucon,” ujar Kang Dedi.
“Setuju sih Panji mah, Pak. Sebenarnya Panji juga sudah mau ngobrol dengan bapak terkait ini,” kata Panji.
Saat disinggung soal mantan asisten yang juga tewas dipatuk ular king kobra, Panji menyinggung soal atraksi. Padahal selama ikut dengannya, sang asisten tidak diajarkan untuk melakukan atraksi apalagi dengan ular king kobra.
“Dia untuk atraksi. Tapi nanti Panji kasih tahu, Pak, off the record. Nanti yang benarnya Panji kasih tahu,” ujarnya.