Menurutnya, di lokasi tersebut sering terjadi banjir dan kerap melumpuhkan jalur perbatasan antara Kota Cimahi dan Kota Bandung. Terlebih ketika hujan deras turun dengan intensitas yang cukup lama dan biasanya genangan air mencapai ketinggian sekitar 80-90 meter.
Selain melumpuhkan jalan jalur perbatasan antara Kota Cimahi dan Kota Bandung, banjir itu juga berdampak pada rumah warga sekitar. Tercatat ada enam rumah warga yang ada di bagian depan dan empat rumah di bagian belakang juga terdampak banjir.
Dikatakannya, banjir tersebut akibat luapan air dari saluran drainaase semenjak Flyover Cimindi dibangun sehingga berdampak pada lingkungan sekitar.
“Itu luapan air dari selokan warga dan sawah. Semoga pemerintah daerah bisa secepatnya mengatasi banjir ini karena merugikan warga dan pengguna jalan," ucapnya.