BEKASI, iNews.id -Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat makin meluas ke sejumlah kecamatan hingga merendam pemukiman warga, bahkan menyebabkan warga setempat terpaksa mengungsi. Banjir diduga akibat luapan Sungai Cibeet.
Banjir meluas hingga Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan, serta Cikarang Pusat, sedangkan sebelumnya hanya melanda Kecamatan Babelan, Tarumajaya, dan Muaragembong.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muhammad Said mengatakan banjir di beberapa wilayah mulai surut namun ketinggian air banjir justru meningkat di beberapa daerah lainnya.
"Dipantau dari lapangan, kondisi saat ini cenderung mulai surut, seperti di Babelan dan Muaragembong. Tapi masih ada rendaman di wilayah Tarumajaya. Kemudian banjir justru naik di beberapa titik di Cikarang," kata Said, Selasa (25/2/2020).
Di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan banjir merendam sedikitnya 200 rumah dengan 162 kepala keluarga terdampak, sedangkan di Cikarang Utara, tepatnya di Desa Simpangan, banjir merendam tiga kampung dengan ketinggian antara 30 hingga 60 sentimeter.