“Sejak tadi malam saya bersama Pak Sekda, Kepala BPBD, serta dinas terkait tidak tidur. Kami terus memonitoring kondisi,” katanya.
Namun, upaya menuju lokasi terhambat karena kemacetan total. Jalan tidak bisa dilalui akibat tingginya genangan air.
“Kami ingin bergerak, tetapi akses jalan benar-benar macet sehingga tidak bisa ke mana-mana,” katanya.
Dayeuhkolot dinyatakan sebagai titik banjir terparah. Informasi lapangan menunjukkan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Pemkab telah menyiapkan delapan unit pompa penyedot air, namun pompa belum bisa bekerja karena permukaan air Sungai Citarum masih tinggi.