Sebagian warga terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot mengungsi di Aula Desa Dayeuhkolot. Jumlah pengungsi di tempat itu 40 keluarga yang terdiri atas 124 orang, 14 lansia, 17 balita, empat bayi, satu ibu hamil, lima ibu menyusui, dan tiga penyandang disabilitas.
Selain itu ada lima keluarga yang terdiri atas 17 orang dan dua lansia yang mengungsi di Kantor RW 02 Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot.
Sementara di Kecamatan Baleendah, ada 56 keluarga yang terdiri atas 145 orang, 35 lansia, sembilan balita, tiga ibu menyusui, dan satu penyandang disabilitas yang mengungsi di Gedung Inkanas untuk menghindari dampak banjir.
Budi mengatakan, BPBD Provinsi Jabar telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung dalam menangani dampak bencana itu. “BPBD Kabupaten Bandung melakukan assesment ke lokasi kejadian, kemudian posko pengungsi diaktifkan kembali,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Achmad Djohara menambahkan, petugas BPBD sudah diterjunkan untuk mengevakuasi para korban banjir di sejumlah lokasi. Dari pantauan petugas BPBD, ketinggian genangan banjir di sejumlah lokasi mencapai 2 meter.
“Bantuan mulai dikirimkan petugas BPBD kepada korban banjir,” kata Achmad Djohara.