Banjir Bandang Terjang Permukiman, Bupati Garut: Bantaran Sungai Harus Dikosongkan

Antara
Warga berjalan di tanah lumpur yang diterjang banjir bandang di Kampung Cimacan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat (18/7/2022). (Foto: Antara)


Dia mengungkapkan, alasan daerah tersebut harus direlokasi karena tempatnya berada lebih rendah daripada aliran Sungai Cimanuk, sehingga otomatis ketika air meluap maka akan menggenangi permukiman warga.

"Di sini tidak memungkinkan, karena ini 10 meter lebih rendah dari sana di Maktal, akhirnya airnya pasti ke sini," ujarnya.

Bupati menambahkan tidak hanya persoalan di Kampung Cimacan, tetapi daerah lainnya juga akan menjadi perhatian pemerintah untuk melakukan langkah antisipasi dari ancaman banjir.

Upaya saat ini, kata dia, pemerintah daerah sedang melakukan pendataan rumah warga yang terdampak banjir dan besaran kerugian materiil.

"Kami sedang menghitung kerugian tapi yang jelas bahwa pertama tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolda Irjen Suntana Pastikan Penanganan Dampak Banjir Garut Baik dan Koordinatif

57 tahun lalu

3 Rumah Warga di Bantaran Sungai Terbawa Longsor di Banyumanik Semarang

57 tahun lalu

Api Berkobar, 3 Rumah di Bantaran Sungai Tanjung Balai Hangus Terbakar

57 tahun lalu

Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Siaga Merah Bencana Banjir, Warga Diimbau Waspada

57 tahun lalu

Aceh Barat Gempar, Anak Gajah Ditemukan Mati di Bantaran Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal