“Kalau banjir begini, angkot jarang lewat. Paling cari jalur alternatif. Ini juga saya paksain aja jalan karena kan kerja,” katanya.
Menurut Gina, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citarum setelah hujan deras. Da juga sudah bosan dengan banjir ini dan meminta pemerintah untuk segera bertindak.
“Airnya naik ke jalan dan permukiman warga. Kami jujur sudah bosan dengan kondisi seperti ini karena tidak ada solusi nyata dari pemerintah,” ucapnya.
Senada dengan Gina, Yuyun Yunengsih (45) juga mengeluhkan minimnya solusi pemerintah terkait banjir di wilayahnya.
“Seperti tidak ada solusinya. Di Cieunteung sudah ada kolam retensi, kenapa di sini tidak ada,” katanya.