Bandung Raya Terancam Jadi Lautan Sampah, Pemprov Jabar: TPPAS Legok Nangka Tak Bisa Dipakai

Agung Bakti Sarasa
Timbunan sampah di salah satu TPS Kota Bandung. Kawasan Bandung Raya terancam menjadi lautan sampah menyusul TPA Sarimukti terbakar. (FOTO: iNews/DOK)

"Kami sudah sepakat dengan pemerintah kota/kabupaten untuk mengurangi sampah. Paradigma sampah menjadi sumber daya sudah saatnya digalakkan. Apalagi seperti TPAS Sarimukti ini tidak murah. Jadi butuh kerjasama banyak pihak," ucapnya.

Dia menambahkan, bila nanti kebakaran TPAS Sarimukti sepenuhnya padam, pembuangan sampah akan kembali ke titik tersebut. Namun, jumlahnya akan dibatasi dan hanya berupa residu dan sampah organik tidak diperkenankan dibuang. 

"Empat kota/kabupaten seperti Kota Bandung hanya diperkenankan membuang sampah sebesar 628 ton per hari, Kabupaten Bandung 120 ton, Kota Cimahi 81 ton serta KBB 72 ton," ungkapnya.

Arief melanjutkan, kebakaran tempat pembuangan sampah tidak hanya terjadi di TPA Sarimukti. Tetapi juga hampir merata, termasuk di Jawa Barat seperti Kabupaten Subang dan Kabupaten Purwakarta. Maka dari itu kata dia, sudah saatnya bersama-sama untuk mengurangi sampah.

Sedangkan mengenai dampak polusi di sekitar TPA Sarimukti, Arief mengakui ada sekitar 200 orang warga yang mengalami gangguan kesehatan. Oleh karena itu, Pemprov Jabar bersama stakeholder terkait telah membangun posko kesehatan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penemuan BJ Habibie yang Mendunia, Nomor 1 Pesawat Pertama yang Terbang di Langit Bandung

57 tahun lalu

Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Suap ke PN Bandung, Yana Mulyana Segera Disidang

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan di Jalan A Yani Bandung, Dipicu Motor Oleng ke Kanan Jalan

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jalan A Yani Bandung Hari Ini, 1 Pengendara Tewas akibat Motor Tabrakan Adu Banteng

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bandung, Penumpang Motor Luka Berat seusai Terkena Pintu Minibus Terbuka lalu Terlindas Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal