Bandung Raya Dikepung Covid-19, Objek Wisata Diminta Tutup Sementara

Agung Bakti Sarasa
Objek wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Kabupaten Bandung dan Bandung Barat menjadi wilayah berstatus zona merah Covid-19 di kawasan Bandung Raya. (Foto: Istimewa) 

BANDUNG, iNews.id - Stakeholder pariwisata menggelar rapat koordinasi untuk menindaklanjuti kebijakan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil terkait penetapan status siaga I Covid-19 di kawasan Bandung Raya. Bahkan, Ridwan Kamil meminta wisatawan luar daerah tidak memasuki kawasan Bandung Raya hingga sepekan ke depan. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan menggelar rapat koordinasi bersama kepala dinas pariwisata se-Jabar dan sejumlah asosiasi pelaku wisata, di antaranya PHRI, PUTRI dan GIPI Jabar.

Menurut Dedi, rapat koordinasi berisikan pembahasan tentang penetapan status siaga I Covid-19 di kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Cimahi dimana dua wilayah di antaranya, yakni Kabupaten  Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

"Hal penting yang harus diperhatikan yaitu prioritas keselamatan dan pencegahan penyebaran Covid-19 karena BOR (tingkat kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19) terus naik sejak 16 Mei 2021," kata Dedi seusai rapat koordinasi di Bandung, Rabu (16/6/2021). 

Dedi menyatakan, rapat koordinasi memutuskan penutupan sementara objek wisata di kabupaten dan kota berstatus zona merah Covid-19 selama satu pekan sesuai intruksi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan bupati/wali kota.

"Sesuai instruksi Gubernur, bupati/wali kota sesuai kewenangannya, agar menutup sementara objek wisata di kabupaten/kota dengan status zona merah dalam waktu satu minggu ke depan," tegas Dedi. 

Dedi juga menyatakan, tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti hotel, restoran, dan rumah makan diminta menerapkan protokol kesehatan (proses) ketat. 

"Selain itu, membatasi jumlah pengunjung sesuai level kewaspadaan dan pembatasan jam operasional," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Injak Rem Darurat, Berlakukan WFH dan Tutup Objek Wisata di Bandung Raya

57 tahun lalu

Bersepeda, Plt Wali Kota Madiun Tinjau Lokasi yang Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata ‎

57 tahun lalu

Pemkot Madiun Hadirkan Destinasi Wisata Religi, Pelancong Luar Daerah Antusias

57 tahun lalu

Libur Tahun Baru, Ribuan Wisatawan Padati Kebun Binatang Surabaya

57 tahun lalu

Babel Punya Modal Lengkap untuk Jadi Destinasi Kelas Dunia, Ini Strateginya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal