Kehadiran Badan Bank Tanah di masyarakat, ujar Parman Nataatmadja, guna menjamin ketersediaan tanah untuk ekonomi berkeadilan. HPL Badan Bank Tanah di Desa Pasirmunjul dalam perencanaan tata ruangnya akan dimanfaatkan untuk pembangunan industri. Hal ini bakal memberikan efek ganda bagi kemajuan ekonomi di wilayah tersebut dan juga daerah.
"Bapak-bapak, ibu-ibu semuanya, dengan kehadiran Bank Tanah semoga bisa senang semua, suatu ketika bisa bekerja, kalau di sini dibangun industri. Kita sama-sama berdoa supaya bisa bekerja, punya penghasilan, masa depan anak-anak kita bisa jadi pemimpin," tutur dia.
"Kalau gak ada Bank Tanah, suatu ketika nanti, 20 tahun lagi mungkin tinggal di lahan konglomerat. Kita bikin keadilan di pertanahan," ucap Parman Nataatmadja.
Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah Perdananto Aribowo mengajak masyarakat merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-78 dengan penuh kekompakan dan jiwa nasionalisme tinggi. "Bapak dan ibu semua dan adik-adik merayakan dengan penuh semangat dan riang," kata Perdananto Aribowo.
Sebagai informasi, Badan Bank Tanah memiliki Hak Pengelolaan (HPL) seluas 95 hektare (ha) di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Hak tersebut diperoleh sejak 2022.