Ayah Ini Bunuh dan Mutilasi Anak Gegara di Usia 47 Tahun Korban Belum Menikah

Umaya Khusniah
Jasad korban mutilasi. (Foto: ilustrasi/iNews)

Penghargaannya mencakup sejumlah film pendek yang dibuat di London, termasuk Crevice dan Oath to Yashar, yang menceritakan kisah pengalaman seorang pemuda fiksi pindah ke London untuk belajar dan merindukan keluarganya di kampung halaman.

Seorang analis dan editor di TV Internasional Iran, Jason Brodsky mengatakan, kematian mengerikan Babak Khorramdin hanyalah contoh terbaru dari pola panjang kekerasan dalam rumah tangga di Iran.

"Ini mengikuti kematian tragis Ali Fazeli Monfared, yang dibunuh oleh anggota keluarga setelah mereka mengetahui dia gay. Belum lagi kasus tahun lalu Romina Ashfrafi, seorang gadis berusia 14 tahun yang dipenggal oleh ayahnya dalam sebuah pembunuhan demi kehormatan," katanya. 

Dia menambahkan, meskipun undang-undang perlindungan anak disahkan pada tahun 2020 di Iran, pembunuhan demi kehormatan dan kekerasan dalam rumah tangga terus berlanjut secara lebih luas. Masalah ini perlu ditangani oleh komunitas internasional dengan Iran.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sutradara Film Dibunuh dan Dimutilasi Ayah karena Belum Juga Menikah

57 tahun lalu

Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung karena Dengar Pesan Gaib, Pria Ini Dituntut 15 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Ngeri, Jalan-jalan ke Gunung, Perempuan Ini Tewas Diserang Beruang, Tubuhnya Termutilasi

57 tahun lalu

Sadis, Pria Ini Mutilasi dan Makan Jasad Ibu Kandungnya

57 tahun lalu

Ngeri, Pria Muda Ini Bunuh, Mutilasi, dan Santap Jasad Ibu Kandungnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal