Ketika pulang kembali ke rumah ibunya, korban terlihat murung sehingga ibu dan neneknya membawanya ke puskesmas terdekat. Lalu pertengahan bulan puasa, anak tersebut kembali dibawa ayahnya. Saat itu, ibu kandung korban belum menaruh curiga.
Namun setelah itu, ibunya curiga karena korban mengalamj rasa sakit pada bagian kemaluan, sulit tidur, badan panas, kerap melamun, dan menangis. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka di bagian alat kelaminnya.
"Korban trauma karena perbuatan ayahnya sendiri. Keluarga berharap MSM segera ditangkap dan diberikan hukuman setimpal. Sebab sampai saat ini masih berkeliaran," ujar Lilis Nurwiyah.
Sementara itu, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi, Fitriani Manan menyatakan, sudah menerima informasi tersebut.
"Laporan sudah kami terima dan sedang mengupayakan pendampingan, layanan psikososial, dan psikologis. Langkah itu sudah disampaikan ke ibu dan nenek korban," kata Fitriani Manan.