Atur Skor Pertandingan Sepak Bola, Mafia Dihukum Lebih dari 2.000 Tahun Penjara

Anton Suhartono
Ilustrasi mafia bola. (Foto: Twitter)

Presiden Klub Sepak Bola Fenerbahce Aziz Yildirim lebih dulu divonis bersalah terkait pengaturan skor yang terjadi pada 2011. Dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara setelah didakwa mengatur skor dan membentuk organisasi ilegal. Saat ini dia sudah menjalani 1 tahun hukuman.

Dalam persidangan, Yildirim membantah tuduhan tersebut dan mengatakan kasus itu direkayasa untuk melemahkan klub asal Kota Istanbul yang telah memenangkan kompetisi dalam negeri 19 kali. Selain itu klub juga dilarang bermain di kompetisi Eropa selama dua musim.

Kasus ini dibuka kembali setelah jaksa menemukan bukti keterlibatan beberapa pihak yang berkonspirasi. Hasilnya Karaca dan Ardic duduk di kursi pesakitan.

Mengomentari vonis ini, kepala Fenerbahce Ali Koc mengatakan keputusan pengadilan membuktikan klub telah menjadi korban melawan kelompok Fethullah Gulen, sosok yang diburu pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan atas tuduhan otak kudeta pdaa 2016. 

Koc bersumpah akan menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan kompensasi atas kerugian material dan moral.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

57 tahun lalu

Tuntut Tindaklanjuti Dugaan Mafia Buku, Demo Mahasiswa Universitas Palangka Raya Ricuh

57 tahun lalu

Bos Mafia Gedang Surabaya Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

57 tahun lalu

Viral Video Polisi di Tana Toraja Curhat Dugaan Mafia di Polri, Ini Kata Polda Sulsel

57 tahun lalu

Kampung Narkoba di Palembang Seperti Sarang Mafia, Diawasi CCTV, Punya Pasukan dan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal