Atasi Wabah Difteri, Semua Anak di Pangatikan Garut Bakal Divaksinasi Massal 

fani ferdiansyah
Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan bakal melakukan vaksinasi massal untuk semua anak di Kecamatan Pangatikan. (Foto: Dok)


Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD dr Slamet Garut Muhammad Willy Indra Wilis mengatakan, para pasien yang menjalani perawatan tersebut merupakan anak-anak dengan usia di bawah 10 tahun. Meski kondisinya mulai membaik, anak-anak ini akan tetap menjalani perawatan selama satu minggu ke depan. 

Wabah difteri di Kecamatan Pangatikan setidaknya telah mengakibatkan 7 orang anak meninggal dunia. Rata-rata, anak-anak ini mengalami gejala bengkak pada tenggorokan dan sakit menelan. 

Berdasarkan informasi yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, penyakit difteri memiliki gejala seperti demam, sakit tenggorokan, terbentuk lapisan putih abu-abu pada tenggorokan dan amandel, sesak napas hingga leher yang membengkak. Penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri corynebacterium diphteriae ini disebut-sebut sangat menular dan mengancam jiwa. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wabah Difteri di Pangatikan Garut Terjadi Diduga akibat Vaksinasi Rendah 

57 tahun lalu

2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung

57 tahun lalu

1 Kecamatan di Kota Malang Berstatus KLB Difteri, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Diduga Terpapar Difteri, Perempuan Muda asal Samarang Garut Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Waduh, Kasus Positif Difteri Kembali Ditemukan di Garut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal